Sertifikasi merupakan suatu pengakuan terhadap tenaga kerja yang mempunyai pengetahuan, ketrampilan dan sikap kerja sesuai dengan standar kompetensi kerja yang telah dipersyaratkan. selanjutnya Apa keuntungan sertifikasi kompetensi ? Bagi Industri, Bagi Tenaga Kerja dan Bagi Lembaga Pendidikan atau Pelatihan.

Jika prosfesi anda adalah teknisi, namun profesi anda belum tersertifikasi?hubungi kami untuk konsultasi

Info Terbaru

Flow Pelaksanaan Uji KompetensiAda 6 Tahapan uji kompetensi dimulai dari pendaftaran peserta sampai penerbitan sertifikat.

1.Pendaftaran

Pendaftaran

Tahapan pengisian form registrasi APL 01 dan APL 02 (Asesmen Mandiri). Calon peserta mengajukan permohonan dengan mengupload bukti-bukti pendukung dan menyatakan dirinya kompeten pada skema sertifikasi yang akan di ujikan.

2.Pra Asesmen

Pra Asesmen

Formulir beserta berkas permohonan uji kompetensi diterima oleh admin sekretariat LSP / TUK untuk selanjutnya di verifikasi. Kemudian dilakukan Asesmen berkas oleh asesor yang sudah ditugaskan oleh LSP.

3.Penjadwalan

Penjadwalan

LSP melakukan verifikasi terhadap Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang akan menyelenggarakan uji, kemudian menetapkan jadwal uji kepada peserta yang telah memenuhi syarat administrasi dan dinyatakan kompeten pada pra asesmen.

4.Uji Kompetensi

Uji Kompetensi

Tahapan pengisian form registrasi APL 01 dan APL 02 (Asesmen Mandiri). Calon peserta mengajukan permohonan dengan mengupload bukti-bukti pendukung dan menyatakan dirinya kompeten pada skema sertifikasi yang akan di ujikan.

5.Keputusan Asesmen

Keputusan Asesmen

Asesor kompetensi memberikan rekomendasi terhadap hasil uji kompetensi yang telah dilakukan. Hasil rekomendasi akan disampaikan kepada asesi pada saat itu juga dan asesi bisa banding terhadap keputusan tersebut.

6.Keputusan Pleno

Keputusan Pleno

Komite teknis melakukan rapat pleno terhadap hasil rekomendasi asesor. Rekomendasi ini dijadikan dasar untuk membuat keputusan oleh direktur LSP-TOP. keputusan ini ddigunakan oleh BNSP mengeluarkan blanko sertifikat.

Skema Sertifikasi LSP-TOP Indonesia

LSP TOP Indonesia mempunya skema klaster untuk sub kategori Teknik Kendaraan Ringan dan Teknik Sepeda Motor

ENGINE TUNE UP SISTEM KARBURATOR
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 12 Unit Kompetensi
ENGINE TUNE UP SISTEM INJEKSI
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 13 Unit Kompetensi
ENGINE TUNE UP SISTEM INJEKSI DIESEL
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 11 Unit Kompetensi
PERBAIKAN EMISI GAS BUANG
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 16 Unit Kompetensi
PELURUSAN RODA DEPAN / FRONT WHEEL ALIGNMENT
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 12 Unit Kompetensi
PEMELIHARAAN SISTEM REM
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 13 Unit Kompetensi
SERVIS SEPEDA MOTOR SISTEM KARBURATOR
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 11 Unit Kompetensi
SERVIS SEPEDA MOTOR SISTEM INJEKSI
Kategori : Teknik Kendaraan Ringan Jumlah : 12 Unit Kompetensi
PEMBUATAN CAT CAMPURAN WARNA BADAN KENDARAAN
Kategori :Body Repair Jumlah : 12 Unit Kompetensi
MEMPERBAIKI CAT BADAN KENDARAAN
Kategori : Body Repair<br /> Jumlah : 13 Unit Kompetensi
MEMPERBAIKI PANEL BADAN KENDARAAN
Kategori : Body Repair<br /> Jumlah : 11 Unit Kompetensi

Sumber Daya Sertifikasi

icon skema

0

Skema Sertifikat

icon sertifikat

0

Pemegang Sertifikat

icon_lsp_komp_-_asesor

0

Asesor Kompetensi

icon tuk

0

TUK

GalleryDokumentasi Foto kegiatan LSP-TOP Indonesia